Minggu, 14 Februari 2016

Imum Chiek Masjid Baitul Karim yang Piawai Melukis Kaligrafi dan Jadwal Shalat, Meninggal Dunia

Imum Chiek Masjid Baitul Karim yang Piawai Melukis 
Kaligrafi dan Jadwal Shalat, Meninggal Dunia

(Dimuat majalah online Kanwil Kemenag Provinsi Aceh edisi Senin,10 Juni 2013)

Lhoksukon-KemenagNews (10/6/2013) Aceh kembali berduka dan kehilangan sosok ulama. Kali ini ulama termasyhur Teungku Syu’aibun Haji Maun (68) Imum Chiek Masjid Baitul Karim Sumbok Rayeuk Kec. Nibong, Kab. Aceh Utara berpulang ke Rahmatullah pada Senin (10/6/13) sekira pukul 09.00 WIB pagi hari di kediamannya di desa setempat. 
Teungku Syu’aibun ulama yang akrab dengan umara dan pemuda ini merupakan sosok ramah dan lues dalam bergaul merupakan teladan yang patut dicontoh oleh generasi muda.
Tgk. Syu’aibun selain menjadi Imum Chiek Masjid Baitul Karim juga beberapa periode menjabat sebagai imum Meunasah Gampong Sumbok Rayeuk itu dikebumikan di makam desa setempat. “Kami merasa sangat kehilangan, beliau sering mendampingi kami dalam belajar dalail khairat di masjid,” ungkap Tgk. Amir salah seorang remaja masjid dan dibenarkan oleh Tgk. Asy'ari, S.Pt. ketua remaja Masjid setempat.
Sosok ulama ini selain menjadi imam, guru pengajian, dan pengurus balai pengajian “Bale Neubeut Baitul Karim” juga gemar melukis dan mendesain famplet nama dan spanduk. Maka tak heran jika beliau sering melukis dan mengukir sendiri tulisan kaligrafi dan famplet masjid dan balai pengajian. Itulah sosok ulama yang punya seni mengajar mengaji, juga memiliki seni kaligrafi. Bahkan jadwal shalat pun dilukis sendiri oleh Teungku Syu’aibun Haji Maun.
Almarhum meninggalkan tiga orang anak dan seorang istri. “Kami merasa kehilangan Tgk. Syu’aibun ulama yang juga cendekiawan muslim, menurut saya beliau sosok yang bijaksana”, Ungkap Tgk. Hamdani, S.Pd. salah seorang pengurus remaja masjid Baitul Karim yang akrab dengan awak media dan wartawan ini.
“Saya kemarin melihat beliau juga ikut menemani kami dan pemuda-pemuda bergotong royong ngecor lantai dua teras masjid, beliau duduk di balai ‘Bale Neubet Baitul Karim’ kemarin sebelum beliau berpulang ke Rahmatullah,” tambah Hamdani yang juga guru MAN Lhokseumawe.

[Sumber Berita: Dokumentasi Remaja Masjid Baitul Karim, Sumbok Rayeuk, Kec. Nibong, Kab. Aceh Utara; Tgk. Asy'ari, S.Pt. dan Tgk. Hamdani, S.Pd. pengurus Remaja Masjid]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.